ESTIMASI MANFAAT EKONOMI EKOSISTEM HUTAN MANGROVE TELAGA WASTI DI KABUPATEN MANOKWARI

Fitriani, Fitriani (2012) ESTIMASI MANFAAT EKONOMI EKOSISTEM HUTAN MANGROVE TELAGA WASTI DI KABUPATEN MANOKWARI. Masters thesis, Universitas Negeri Papua.

[img]
Preview
Text
Fitriani_Estimasi Manfaat Ekonomi Ekosistem Hutan Mangrove Telaga Wasti Manokwari.pdf

Download (1765Kb) | Preview

Abstract

FITRIANI ” Estimasi Manfaat Ekonomi Ekosistem Hutan Mangrove Telaga Wasti di Kabupaten Manokwari ”. Di bawah bimbingan Piter Gusbager dan Jonni Marwa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui estimasi manfaat ekonomi ekosistem hutan mangrove Telaga Wasti di Kabupaten Manokwari yang dikuantifikasikan kedalam nilai rupiah dalam bentuk Nilai Ekonomi Total. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan Teknik Studi Kasus. Objek dalam penelitian ini adalah Hutan Mangrove Telaga Wasti dan subjek dalam penelitian ini adalah masyarakat yang memanfaatkan hutan mangrove. Manfaat langsung dari hutan mangrove Telaga Wasti pada saat ini (aktual) yang dimanfaatkan oleh masyarakat terdiri atas 4 (empat) jenis manfaat yaitu manfaat hasil hutan berupa kayu bakar, penangkapan ikan, pengumpulan kerang, dan pembuatan bibit. Hasil kuantifikasi berdasarkan jenis manfaat langsung yaitu: kayu bakar dengan nilai manfaat bersih sebesar Rp. 8.497.840,- per tahun; penangkapan ikan dengan nilai manfaat bersih sebesar Rp. 4.095.416,- per tahun; pengumpulan kerang dengan nilai manfaat bersih sebesar Rp. 3.850.912,- per tahun; dan pembuatan bibit dengan nilai bersih sebesar Rp. 4.564.716,- per tahun. Keseluruhan dari nilai manfaat langsung adalah Rp. 21.008.884,- nilai manfaat ini diasumsikan berasal dari luasan hutan mangrove Telaga Wasti (25 ha). Manfaat tidak langsung sebagai penyerap karbon dikuantifikasikan berdasarakan nilai serapan yang diproksi dari serapan karbon pada hutan mangrove. Hutan mangrove Telaga Wasti dengan luasan 25 ha diestimasikan mampu menyerap karbon 41,32 ton/ha jika dikuantifikasikan maka nilai yang dihasilkan untuk serapan karbon hutan mangrove Telaga Wasti adalah Rp. 3.915.070,- per tahun. Sedangkan hutan mangrove Telaga Wasti sebagai penahan abrasi dan erosi diestimasikan berdasarkan metode benefit transfer, pendekatan pemindahan asas manfaat yang digunakan untuk memperkirakan suatu keadaan pada suatu kondisi yang serupa dalam hal ini adalah nilai kerusakan yang diestimasikan sebesar Rp. 172.032.838,- dari total luasan. Berdasarkan hasil kuantifikasi nilai manfaat tidak langsung keseluruhan diestimasikan sebesar Rp. 175.947.908,- per tahun. Untuk nilai manfaat pilihan dihitung berdasarkan metode benefit transfer untuk manfaat keanekaragaman hayati (biodeversiti) pada hutan mangrove, diperoleh hasil kuantifikasi sebesar Rp. 3.553.125,- per tahun dan nilai manfaat eksistensi (keberadaan) berdasarkan hasil survey, diperoleh hasil kuantifikasi sebesar Rp. 32.916.667,- per tahun. Nilai ekonomi total yang diestimasikan untuk manfaat ekonomi ekosistem hutan mangrove Telaga Wasti adalah sebesar Rp. 233.426.584,- per tahun. Besaran nilai manfaat yang diperoleh pada kajian ini dapat saja berubah pada masa mendatang, karena adanya perubahan jenis pemanfaatan.

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: S Agriculture > SD Forestry
Divisions: Fakultas Kehutanan > Jurusan Manajemen Hutan
Depositing User: Mr Manuel Paulus Rumayomi
Date Deposited: 23 Mar 2013 07:36
Last Modified: 23 Mar 2013 07:36
URI: http://eprints.unipa.ac.id/id/eprint/674

Actions (login required)

View Item View Item